Fenomena Cek Imbox

adsense 336x280
Membacanya jangan sambil bawa perasaan ya,  harus berpikir  positif.
Jadi tidak menimbulkan perdebatan. 

"Kak, berapa harga gamisnya?"
"Cek inbox ya."

Fenomena cek inbok tidak hanya untuk kita membeli satu stel baju gamis,  tapi untuk semua barang-barang yang dijual online pun rata rata jawabannya "Cek Inbox".

Padahal apa susah nya mencantumkan langsung harga nya. Kadang ada keraguan membeli di pihak online, karena was-was barangkali dibedakan harganya.  Orang terdekat harga terjangkau, orang jauh harga selangit. 

Walaupun masih ada juga penjual online yang ketika ditanya langsung memberitahu harganya, kebanyakan penjual online yang lain menjawabnya dengan jawaban "CEK INBOX YA MBA."

Padahal menanyakannya harga, dijawabnya CEK INBOX. 

Harusnya kalau ditanya "Harganya berapa mba?", jawabannya "Seratus ribu mba."

Nha ... Itu baru tepat.
Tamat.

Tidak ada unsur menyindir atau mengadu domba ya, hanya ingin sedikit menulis tentang realita yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Intinya mau cek inbox atau langsung dipajang harganya, ambil sisi positif dari cara yang berbeda.
3 + 5 = 8 
2 x 4 = 8 
Walaupun berbeda, jangan sampai karena tulisan ini kita jadi berdebat.
Kalau tidak suka tulisannya tinggal cari tulisan lain, kalau suka alhamdulillah.
Salam hangat selalu.

Sedikit  berbagi, karena ada yang berkomentar "coba mbaknya yang nulis jadi reseller biar rasain  komentar pembeli yang pedes". 
Saya jawab disini ya biar tidak ada salah paham.

Saya juga reseller, dan saya langsung cantumkan harga alhamdulillah masih berkah sampai sekarang. 

Saya tekankan lagi,  jangan pakai emosi  ya bacanya. Mau inbox atau pajang harga langsung ambil sisi positifnya.

Semoga kita selalu sehat dan berkah selalu.

adsense 336x280

0 Response to "Fenomena Cek Imbox"

Post a comment